Pengembangan program edukasi lingkungan, tepatnya dalam pengelolaan sampah di Pesantren Tebuireng semakin menggema. Hal ini juga turut dibantu oleh Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia.
Seremoni penyerahan dukungan program ini dilaksanakan pada Jumat, (7/11/2025) di Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng. Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) juga turut menyertai sebagai penyelenggara program ini.
Dalam sambutannya, Direktur Public Affairs, Communication, and Sustainability CCEPÂ Indonesia Lucia Karina mengatakan bahwa bangga dapat turut serta dalam menggemakan kesalehan lingkungan di lingkup pesantren., terutama di Pesantren Tebuireng. Dalam sambutan lain, Direktur P3M KH Sarmidi Husna berterima kasih terhadap CCEP Indonesia karena turut membantu dalam isu lingkungan di pesantren-pesantren besar seluruh Indonesia.
Direktur P3M juga memohon maaf apabila ada kekurangan selama terselenggaranya program ini. Di sisi lain, Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz beserta Nyai Hj Lelly Lailiyah Hakim beserta dzurriyah dan para mudir menyambut dengan baik atas dukungan program edukasi lingkungan di Pesantren Tebuireng ini.
Bentuk dukungan program ini merupakan edukasi lingkungan terhadap segmen umum, yakni para peziarah dan tamu yang berlokasi di Wisata Religi Makam Pesantren Tebuireng. Bantuannya berupa videotron yang memuat konten edukatif lingkungan berukuran 3 kali 2 meter, tempat sampah 5 jenis, hingga drop box botol.
Dalam hal ini, Pesantren Tebuireng melalui Bank Sampah Tebuireng (BST) sebagai penyelenggara pengelola sampah pondok turut terbantu dalam mengedukasi masyarakat umum. Pasalnya, selama tahun 2024 BST telah mengedukasi sebanyak 1.850 peserta dari siswa, santri, hingga masyarakat umum. Harapannya, dengan adanya dukungan program ini, edukasi lingkungan pengelolaan sampah semakin luas karena jumlah para peziarah yang datang berjumlah ribuan orang.
Baca Juga: Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Lingkungan
Pewarta: Ahsanu Taqwim
Editor: Ikhsan Nur Ramadhan


