Kegiatan Pendidikan Karakter Berbasis Lingkungan Pesantren Tebuireng digelar selama empat hari, yakni 24—27 Agustus 2025 di Wahana Edukasi Sampahku Tanggungjawabku (WEST) Bank Sampah Tebuireng (BST). Kegiatan diklat ini merupakan inisiasi dari istri Pengasuh Pesantren Tebuireng Nyai Hj. Lelly Lailiyah Hakim.
Diklat Karakter Berbasis Lingkungan rencana awalnya adalah untuk persiapan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 Pesantren Tebuireng yang ditujukan kepada para pengurus dan pembina pondok, tetapi Nyai Lelly tidak ingin semangat pelatihan ini hanya berhenti di acara HSN 2025 saja, harus tetap berjalan meskipun ada acara ataupun tidak.
Salah satu alasan Nyai Lelly menginisiasi kegiatan ini adalah prihatin sampah di Pesantren Tebuireng yang semakin banyak karena bertambahnya santri, juga ingin menanamkan semangat sadar lingkungan bagi pengurus dan pembina pondok sebagai kepanjangan tangan dari pengasuh terhadap santri. Sehingga, para pengurus dan pembina dapat mendampingi para santri untuk lebih menjaga keasrian lingkungan di Pesantren Tebuireng.
Digelar selama empat hari, kegiatan ini diharapkan dapat tersebar luas. Karena selain di pondok induk (Pondok Putra dan Putri Tebuireng), juga pada pengurus dan pembina Pesantren Tebuireng Sains (Trensains) dan Pondok Putri Tebuireng Kesamben.
Materi dalam kegiatan ini mengintegrasikan dari nilai-nilai ajaran muassis Pesantren Tebuireng Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari melalui kitab Adabul ‘alim wal Muta’alim fi ma Yahtaju Ilaihil Muta’allim fi Maqamati Ta’limihi juga tagline Tebuireng-BERKAH (Berilmu, Etika, Religius, Kreatif, Amal Shalih, Hikmah) yang digagas oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz beserta Tim Transformasi Pesantren Tebuireng.
Melalui kegiatan Pendidikan Karakter Berbasis Lingkungan yang teritegrasi dengan ajaran-ajaran Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari dan Tebuireng-BERKAH, harapannya para elemen masyarakat di Pesantren Tebuireng lebih teredukasi mengenai kesadaran akan kepedulian lingkungan era kini.
Pewarta: Ikhsan Nur Ramadhan
Editor: Ahmad Faozan


